Selasa, 28 Oktober 2014

Nigeria : Konflik Sektarian Atau Perang Terhadap Islam?

 
 
 
 
 
 
Rate This

Orang Kristen yang keberadaan mereka kuat di enam belas wilayah bagian selatan, dan mereka menguasai kekayaan minyak, polisi, dan militer.
Nigeria kembali bergolak, setelah sempat mereda.  Ratusan orang meninggal dan terluka, dalam sebuah genosida yang oleh sebagian digambarkan sebagai perselisihan sektarian. Perselisihan antara  kaum Muslim dan Kristen di negeri Islam, Afrika yang multietnis dan suku. Penduduk  Nigeria sendiri mencapai mencapai 160 juta jiwa.
Meningkatnya kekerasan bulan terakhir ini, menimbulkan banyak pertanyaan tentang realitas konflik ini. Siapa yang berada di belakangnya? Siapa sesungguhnya yang memanfaatkannya? Apakah itu adalah konflik antara kekuatan yang sama, atau perang yang dilakukan oleh orang Kristen dan Barat terhadap kaum Muslim di Nigeria, yang menurut data beberapa statistiknya jumlahnya antara 60 -75 persen.
Mayoritas yang Tertindas
Konflik di Nigeria sebenarnya tidak dapat dimasukkan dalam “konflik sektarian” dengan alasan apapun. Sebab yang terjadi adalah pembantaian terhadap kaum Muslim, sebagai warga mayoritas. Ini merupakan sesuatu yang belum terjadi sebelumnya, di mana warga mayoritas tertindas di negeri mereka sendiri. Namun di Nigeria berbeda. Meskipun keberadaan Islam sangat kuat di 19 wilayah bagian utara yang dihuni oleh suku Hausa dan Fulani, di mana jumlah kaum Muslim di sana mencapai 95 persen, dan lebih dari 12 wilayah di bagian utara menerapkan syariah Islam, termasuk minoritas Muslim di selatan, tetapi Muslim Nigeria menderita kemiskinan dan marjinalisasi.
Sebaliknya, orang Kristen yang keberadaan mereka kuat di enam belas wilayah bagian selatan, dan sebagian besar dari mereka berasal dari dari suku Ibo, mereka menguasai kekayaan minyak yang menjadikan Nigeria eksportir minyak utama di Afrika. Mereka juga menguasai semua perusahaan dan lembaga keuangan, keamanan dan kebijakan pemerintahan. Hal inilah yang membuat seorang Muslim sulit—meskipun ia memiliki keahlian dan ilmu yang berkualitas—untuk mendapatkan pekerjaan di lembaga pemerintah atau non-pemerintah, selama ia masih menyandang nama Muslim, kecuali ia masuk Kristen dan melepaskan agamanya, serta rasnya dari kaum Muslim.
Hal yang sama terjadi di wilayah di Nigeria tengah, yang warganya merupakan campuran dari dua komunitas, atau di wilayah utara yang mayoritas Muslim. Di kawasan itu kelompok Kristen ekstrim melakukan genosida terhadap kaum Muslim, dengan sepengetahuan pasukan pemerintah dan militer. Ini terjadi karena non-Muslim memonopoli penuh kekuasaan terhadap militer dan polisi dengan bantuan Presiden Nigeria dan pemerintahannya.
Perang Tertutup
Sungguh siapa pun yang mencermati jumlah dan besarnya pembantaian yang dilakukan terhadap kaum Muslim oleh kelompok ekstrimis Kristen pada tahun 1990, 1994 dan 1995, maka sangat dipahami bahwa peristiwa itu tidak dapat dilihat sebagai konflik sektarian. Hal ini diperkuat dengan apa yang terjadi di tahun 2000. Saat itu orang Kristen dengan bantuan  militer melakukan pembantaian di Kaduna. Akibatnya ribuan kaum Muslim meninggal, sementara ribuan dari mereka melarikan diri ke kota-kota sekitarnya. Mereka membakar harta benda milik orang-orang kaya kaum Muslim. Begitu juga apa yang terjadi di tahun 2004, 2010, dan 2011. Dan itulah yang diulang dan terus diulang sekarang di wilayah-wilayah dan waktu yang berbeda, sehingga mengakibatkan ribuan kaum Muslim meninggal.
Barat benar-benar berusaha memanfaatkan operasi kelompok “Boko Haram”—yang dalam bahasa Arab berarti “pendidikan Barat adalah haram”.  Kelompok ini muncul untuk menyerukan boikot terhadap segala sesuatu yang berbau Barat, serta menyerukan penerapan syariah Islam—untuk  menggambarkan persoalan itu sebagai perang sektarian,  atau bahwa kelompok “teroris Muslim” adalah mereka yang melakukan pembantaian ini. Inilah yang tampak jelas dari reaksi Barat.
Sementara Barat selalu menutup mata terhadap operasi pembantaian, penyiksaan, pembakaran orang dan harta benda jika itu dilakukan terhadap kaum Muslim. Sementara itu, Barat tampak bereaksi begitu keras atas sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok “Boko Haram” dengan menyebutnya sebagai indikasi besarnya pertumbuhan “kekuatan kelompok fundamentalis” di Nigeria. Maka Barat menegaskan pentingnya untuk melawannya dengan keras dan tegas.
Mungkin ini yang memberi lampu hijau kepada pasukan pemerintah untuk melakukan genosida terhadap anggota kelompok tersebut. Hal itu tampak dalam rekaman yang disiarkan oleh Al Jazeera pada tanggal 9 Februari 2010, bagaimana pasukan pemerintah dan militer Nigeria menerapkan eksekusi terhadap sejumlah penduduk sipil, bahkan ada dari mereka tidak bisa berjalan di atas kakinya. Mereka dengan darah dingin menembak setiap kepala dari warga sipil itu secara brutal, jauh dari norma dan hukum agama manapun. Apalagi pembantaian yang dilakukan terhadap kaum Muslim ini terus berkelanjutan dengan keterlibatan polisi dan tentara.
Semua ini menunjukkan dengan sangat jelas bahwa apa yang terjadi adalah perang tertutup terhadap Islam yang melibatkan lembaga-lembaga negara yang dikendalikan oleh kaum Kristen dan didukung oleh Barat. Tujuannya  untuk melenyapkan Islam yang ada di negeri itu.
Kondisi ini muncul ketika peran negeri-negeri Arab dan Islam hilang. Pasca peristiwa 11 September, bantuan dari negeri-negeri Arab dan Islam, tidak ada. Lembaga-lembaga sosial Islam banyak yang ditutup karena dianggap organisasi teroris.  Padahal dulunya lembaga sosial Islam inilah yang banyak berperan membantu kaum Muslim Nigeria dalam menghadapi kemiskinan, kurangnya kesadaran agama, kelemahan budaya dan penyebaran kebodohan, khususnya pada saat gencarnya pemerintah dalam memerangi berdirinya sekolah-sekolah berbau Arab dan Islam.  [] FW dari berbagai sumber
Box :
Boko Haram
Boko Haram didirikan tahun 2002 oleh seorang ‘alim islami Mohammed Yousuf rahimahullah.  Ia ingin berjuang untuk Islam di Nigeria dengan jamaah ini. Gerakan tersebut bermula dengan mengharamkan pendidikan Barat kemudian meluas ke perjuangan untuk menerapkan syariah.
Gerakan tersebut berawal dengan dakwah secara damai sampai serangan-serangan penguasa pada masa Jonathan terhadap jamaah tersebut meningkat drastis.  Pemimpin Boko Haram kemudian dibunuh secara keji pada 30 Juli 2009. Terjadilah serangan penguasa yang didukung oleh Amerika kepada Islam dan kaum Muslim. Semua itu membuat jamaah membela dirinya dengan aksi-aksi fisik.
Aksi-aksi fisik dan pemboman dikaitkan  kepada jamaah tersebut.  Sebagian dilakukan oleh jamaah tersebut untuk membela diri.  Sebagian lainnya dilakukan oleh penguasa dan antek-antek negara-negara besar, khususnya Amerika dan Inggris yang bersaing di Nigeria.  Hal itu untuk mengadakan justifikasi bagi intervensi keamanan di Nigeria dengan alasan membantu negara Nigeria dalam memerangi terorisme dan dengan klaim menjaga keamanan di Nigeria.
Rezim Jonathan berusaha menciptakan suasana perang sipil antara kaum Muslim dan Nasrani melalui serangan-serangan terhadap gereja dan masjid.  Hal itu tampak jelas dalam pernyataan Jonathan pada tanggal 8 Januari 2012.  Khususnya pemimpin jamaah sekarang ini Aboe Bakar Mohammed Shekau telah menyatakan pada tanggal 12 Januar 2012 bahwa tidak ada hubungan antara mereka dengan serangan-serangan itu.
Negara-negara besar, khususnya Amerika, menghegemoni Nigeria sebab Jonathan termasuk antek Amerika.  Sementara Inggris dahulu memiliki pengaruh di Nigeria.  Negara-negara ini tidak perhatian untuk membantu Nigeria ataupun menjaga keamanannya.  Akan tetapi keduanya saling bertarung di Nigeria untuk menghegemoni minyaknya dan untuk menjadikan Nigeria sebagai pusat bagi pengaruh yang dijadikan titik tolak di Afrika

Pembantaian Terhadap Jamaah “Boko Haram” di Nigeria Cermin Penindasan Negara Sekuler Terhadap Setiap Keinginan Untuk Menegakkan Islam


Jamaah Islam “Boko Haran” didirikan di Nigeria pada tahun 2004 di wilayah utara Nigeria. Jamaah ini sebagaimana jamaah-jamaah Islam yang lainnya, yang banyak tersebar di utara Nigeria juga menyerukan penerapan hukum syariah Islam secara menyeluruh (kaffah) pada semua aspek kehidupan di dalam negara Nigeria.
Sementara itu, penerapan hukum syariah Islam yang hanya terbatas di dua belas wilayah Nigeria yang ada di utara saja, belum juga memuaskan masyarakat bahwa Islam telah diterapkan di Nigeria. Keadaan inilah yang mendorong jamaah “Boko Haram” menyerukan secepatnya tuntutan penerapan hukum Islam di Nigeria, dan secepatnya mendirikan negara Islam yang sesungguhnya di sana.
Meskipun negara Nigeria yang lebih dari separuh penduduknya memeluk Islam, dan juga memperhatikan penerapan syariah Islam secara terbatas di wilayah-wilayah utara saja, namun negara Nigeria masih saja melakukan kekerasan dan kekejaman terhadap setiap bentuk seruan penerapan Islam yang sesungguhnya di wilayah-wilayah itu. Pemerintah Nigeria melakukan penekanan dan pengekangan terhadap seruan apapun yang bertujuan untuk mempersatukan rakyat Nigeria di bawah bendera akidah Islam, dengan alasan adanya pluralisme agama dan etnis di Nigeria.
Berdasarkan historis diketahui bahwa wilayah utara Nigeria merupakan pusat negara-negara Islam terbesar di benua Afrika. Bahkan kelompok etnis Hausa telah berhasil menyatukan semua kelompok etnis lainnya dalam naungan Khilafah Islam yang satu di wilayah utara.
Akan tetapi, sejak Inggris berhasil menduduki negeri ini, menghapus negara Islam di wilayah utara, dan kemudian menggabungkannya dengan wilayah-wilayah Kristen di selatan. Semua ini dilakukan oleh Inggris supaya tidak ada lagi di Nigeria mayoritas Muslim yang akan menegakkan Khilafah Islam kedua kalinya di Nigeria.
Setelah Inggris keluar secara formal dari negeri ini, Inggris banyak terlibat dalam berbagai peperangan etnis antara umat Islam dengan Kristen, dan terlibat dalam peperangan lainnya antara berbagai etnis yang berlangsung dalam waktu yang lama. Hal ini dilakukan agar aspek nasionalisme yang dominan hingga mengalahkan aspek agama dari tengah-tengah kaum Muslim Nigeria.
Meskipun sebagian besar dari para penguasa Nigeria yang telah menduduki pemerintah sejak kemerdekaan adalah berlatar belakang fundamentalisme Islam, namun pusat kekuatan ekonomi dan politik di Nigeria masih saja di tangan kaum Kristen di selatan, di mana mereka masih mendominasi minyak, industri, dan perdagangan dalam negeri. Sementara kaum Muslim hanya hidup dari sektor pertanian dengan kondisi perekonomian yang terbelakang.
Sesungguhnya realitas yang sulit ini, telah dihadapi oleh kaum Muslim sejak puluhan tahun, sehingga dari kondisi ini telah melahirkan berbagai gerakan Islam sebagai reaksi atas realitas yang menyakitkan dan menyedihkan ini, dengan menuntut penerapan Islam dan pendirian Negara Islam.
Adapun kelompok terakhir di antara beberapa kelompok Islam yang didirikan atas dorongan tersebut adalah gerakan “Boko Haram”, di mana sebagian dari kelompok itu telah menggunakan kekuatan senjata untuk menghadapi negara sekuler, mengikuti tradisi gerakan Taliban di Afganistan, dan memerangi sistem pendidikan sekuler Barat yang merusak peradaban Islam, yang sedang digalakkan oleh negara.
Sedangkan apa yang dilakukan oleh negara sekuler tidak lain hanyalah pembunuhan terhadap lebih dari enam ratus Muslim, yang dilakukan hanya dalam tiga hari saja pada saat melakukan serangkaian tindakan kekerasan dan penindasan terhadap kelompok Islam ini.
Akan tetapi, tindakan kekerasan dan penindasan yang dilakukan negara sekuler terhadap kelompok Islam ini justru mengakibatkan peningkatan semangat keberislaman, dan menambah dukungan masyarakat terhadap gerakan Islam. Dan seperti itulah kenyataan yang terjadi di Pakistan, Afghanistan, dan negara-negara Islam lainnya.

Sabtu, 06 September 2014

EQ
Di lain pihak beberapa orang yang IQ-nya tidak tinggi, karena ketekunan dan emosinya yang seimbang, sukses dalam belajar dan bekerja. Orang yang memiliki kecerdasan emosi tinggi akan berupaya menciptakan keseimbangan diri dan lingkungannya, mengusahakan kebahagiaan dari dalam dirinya sendiri, dapat mengubah sesuatu yang buruk menjadi lebih baik, serta mampu bekerja sama dengan orang lain yang mempunyai latar belakang yang beragam.
Ini berarti orang yang cerdas secara emosi akan dapat menampilkan kemampuan sosialnya, dengan kata lain kecerdasan emosi seseorang terlihat dari tingkah laku yang ditunjukkannya.
Asumsi ini diperkuat oleh pendapat Suparno (2004:21) yang menjelaskan jika kecerdasan seseorang tidak hanya bersifat teoritik saja, akan tetapi harus dibuktikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Arti Penting Kecerdasan Emosional (EQ)

Kecerdasan emosi merupakan kapasitas manusiawi yang dimiliki oleh seseorang dan sangat berguna untuk menghadapi, memperkuat diri, atau mengubah kondisi kehidupan yang tidak menyenangkan menjadi suatu hal yang wajar untuk diatasi.
Masih menurut Goleman, biasanya pada orang-orang yang murni hanya memiliki kecerdasan akademis tinggi, mereka cenderung memiliki rasa gelisah yang tidak beralasan, terlalu kritis, rewel, cenderung menarik diri, terkesan dingin dan cenderung sulit mengekspresikan kekesalan dan kemarahannya secara tepat.
Bila didukung dengan rendahnya taraf kecerdasan emosionalnya, maka orang-orang seperti ini sering menjadi sumber masalah. Karena sifat-sifat di atas, bila seseorang memiliki IQ tinggi namun taraf kecerdasan emosionalnya rendah maka cenderung akan terlihat sebagai orang yang keras kepala, sulit bergaul, mudah frustrasi, tidak mudah percaya kepada orang lain, tidak peka dengan kondisi lingkungan dan cenderung putus asa bila mengalami stress. Kondisi sebaliknya, dialami oleh orang-orang yang memiliki taraf IQ rata-rata namun memiliki kecerdasan emosional yang tinggi.


Read more: Arti Penting Kecerdasan Emosional (EQ) 
Sadarlah wahai putra putri indonesia
Tulisan dari Ibra Ibrahim yang sangat layak untuk dibaca...Bangkitlah hai anak Bangsa, Bangunlah dari tidur panjang kalian.
Luar biasa hebat konspirasi James Riady cs dalam mengorbitkan Jokowi ke puncak popularitas demi terwujudnya mimpi mereka untuk memiliki seorang presiden Indonesia yang berada di bawah kendali dan pengaruh mereka.
Tapi, disisi lain betapa bodohnya negeri ini, tulis Raden Nuh. Pertanyaan seperti judul di atas selalu mengganggu pikiran Raden Nuh jika melihat fenomena yang terjadi di tengah–tengah masyarakat kita yang latah memuja memuji tokoh tertentu padahal sosok tokoh itu tidak layak diberikan puja puji.
Begitu bodohkan bangsa kita ini yang terlalu mudah terkecoh dengan pencitraan dan opini sesat yang direkayasa oleh pihak tertentu untuk memberikan kesan baik terhadap figur yang sesungguhnya tidak baik.
Begitu bodohkah bangsa Indonesia yang tidak pernah mau belajar dari pengalaman pahit ditipu para penjahat bertopeng malaikat. Banyak tokoh yang semula disanjung dan diteladani, kemudian terbukti tidak lebih dari seorang penipu. Ketika mereka kabur, tinggalah rakyat korban penipuannya menangis menderita meratapi kerugiannya.
Begitu bodohkah rakyat Indonesia hingga terlalu mudah percaya berita dan opini yang dibentuk pemberitaan media mengenai karakter, integritas dan kredibiltas seorang tokoh. Tidak adakah mekanisme check and recheck yang semestinya dilakukan sebelum memberi kepercayaan besar atas sebuah amanah yang sangat menentukan nasib dan masa depan seluruh rakyat Indonesia.
Tidakkah sesuatu pencitraan yang berlebihan semestinya membuat kita lebih hati – hati dalam menilai figur tersebut. Bagaimana mungkin kita mempercayai bahwa tidak ada udang di balik batu dari sebuah realitas pencitraan sedemikian banyak media terhadap seseorang tanpa terlebih dahulu kita menganalisa apa sebenarnya tujuan pencitraan tersebut dan siapa pelaku atau sutradaranya.
Begitu kasat mata rekayasa pencitraan yang dibangun secara sistmatis, masif, terencana dan pasti menghabiskan uang yang sangat besar untuk pencitraan Joko Widodo atau Dahlan Iskan. Bahkan untuk Jokowi, nama akrab Joko Widodo, rekayasa pencitraan dirinya perlu diwaspadai.
Pencitraan terhadap Jokowi dilakukan oleh sebuah tim pencitraan yang lengkap, berpengalaman, terdiri dari berbagai kelompok yang bertugas dan bertanggungjawab untuk membentuk citra diri Jokowi sesuai dengan keinginan rakyat atau target yang ditetapkan tim konsultan pencitraan Jokowi.
Berdasarkan pengamatan kami yang sudah lama mencurigai adanya maksud jahat terselubung dari pihak tertentu terkait pengorbitan Jokowi sebagai ‘tokoh nasional, tokoh terpopuler, calon presiden terbaik’ dan seterusnya, terlihat jelas rekayasa pencitraan Jokowi dilakukan melalui cara – cara sebagai berikut :
Ratusan media nasional dan lokal (koran, majalah, TV, radio, media online dll) dikontrak dan dibayar untuk setiap hari memuat berita positif tentang Jokowi. Pada media cetak yang dikontrak dan dibayar tersebut, disediakan halaman atau kolom khusus yang memuat berita positif tentang Jokowi. Pada media online, ditargetkan pemuatan berita Jokowi sampai sebanyak – banyaknya. Detik online misalnya, memuat berita tentang Jokowi bisa sampai 50 kali atau 50 judul per hari dan selalu ditayangkan setiap saat. Begitu tingginya target frekwensi menaikan berita tentang Jokowi, sampai – sampai semua aktifitas Jokowi dimuat dan diberitakan media.
Jokowi akan naik sepeda ke kantor, jokowi lari maraton, jokowi akan mudik ke Solo, Jokowi akan ke Pluit, Jokowi nonton film, Jokowi nonton wayang, jokowi makan banyak sebelum nonton, Jokowi antar makanan ke Megawati, Jokowi bertemu si anu, Jokowi hebat, Jokowi luar biasa, Jokowi berniat, Jokowi tertawa, jokowi dikawal, Jokowi bersedih, Jokowi disambut warga, Jokowi bagi – bagi uang, Jokowi blusukan, Jokowi bermimpi, dan seterusnya…
Mungkin hanya ketika Jokowi buang angin, Jokowi buang hajat, Jokowi mimpi basah atau Jokowi sedang cebok, yang tidak dimuat oleh media massa – media massa bayaran dan kontraktor pencitraan Jokowi tersebut.
Sejumlah pengamat dan akademisi kampus disewa oleh sutradara dibalik pencitraan Jokowi untuk memberikan pendapat, penilaian dan kesan baik tentang Jokowi. Sesuai informasi yang diterima banyak staf pengajar dari Fisip UI Depok yang dibayar untuk mendukung pencitraan Jokowi. Mereka ini rutin memberikan pendapat atau komentar positif terhadao sosok Jokowi. Perilaku akademisi seperti ini dulu kami juluki ‘pelacur intelektual’. Menggadaikan rasionalitas dan keilmuannya demi rupiah.
Jaringan internasional digunakan untuk memberikan ‘legitimasi’ pencitraan positif tentang Jokowi. Bayangkan saja, seorang gubernur di Indonesia yang belum membuktikan kemampuannya sebagai pemimpin, belum ada prestasi kerjanya, tetapi sudah dipuja puji melalui pemberitaan berbagai media di luar negeri. Informasi yang kami terima, pemuatan berita tentang jokowi ini adalah hasil dari rekayasa James Riady, Stan Greenberg cs dan jaringan Arkansas Connection yang diduga sebagai otak dari semua rekayasa pencitraan diri Jokowi.
James Riady adalah tokoh konglomerat pemilik grup Lippo yang merupakan teman baik mantan presiden AS Bill Clinton selama puluhan tahun, sejak 1986 sampai sekarang. James memiliki banyak catatan buruk mengenai sepak terjangnya di dunia bisnis dan politik, baik di Indonesia atau pun di dunia internasional.
Sejak menganut agama kristen evangelis, kedekatan James dengan tokoh evangelis AS Pat Robertson sudah menjadi pengetahuan umum. Hal tersebut menempatkan James sebagai sosok yang selalu dicurigai umat Islam mengingat Pat Robertson, Menton James Riady dikenal sebagai tokoh fanatik dan sangat membenci Islam/anti Islam.
Sementara itu Stan Greenberg adalah seorang yahudi zionist. Partner sekaligus pemilik konsultan politik terkemuka AS, Greenberg Quinlan Rosner, konsultan politik yang selalu digunakan Partai Demokrat AS dan berpengalaman menjadi konsultan ratusan politisi terkenal di dunia. James dan Greenberg keduanya adalah anggota utama Arkansas Connection.
Ratusan orang baik tenaga honor mau pun karyawan organik yang dipekerjakan di perusahaan – perusahaan Lippo Grup dan perusahaan para konglomerat tionghoa yang menjadi pendukung pencitraan Jokowi, dikerahkan untuk membentuk citra palsu Jokowi melalui sosial media (socmed). Ribuan akun di berbagai socmed (twitter, facebook, dll) dikerahkan untuk mendongkrak popularitas dan kesan positif tentang sosok Jokowi. Mereka juga bertugas melindungi Jokowi dari segala bentuk kritik, termasuk pengungkapan kebenaran tentang siapa sebenarnya Jokowi.
Rekayasa pencitraan Jokowi tidak hanya didukung oleh James Riady, Stangreeberg dan Arkansas Connection, melainkan juga oleh mayoritas konglomerat tionghoa Indonesia, jaringan etnis China dunia/internasional, segelintir tokoh dan konglomerat pribumi serta dari berbagai kalangan /lembaga / insititusi non muslim, gereja, mayoritas komunitas tionghoa Indonesia dan seterusnya. Benar – benar sebuah konspirasi tingkat tinggi yang dibentuk dan dijalankan dalam rangka mensukseskan Jokowi sebagai presiden boneka di Indonesia.
Pencitraan Jokowi yang luar biasa, menghabiskan sumber daya uang, waktu dan tenaga yang sangat besar itu, juga berhasil menutupi fakta – fakta yang sebenarnya tentang karakter, kinerja dan track record Jokowi. Masyarakat tidak lagi berfikir logis dan tidak skeptis dalam menilai sosok Jokowi. Begitu banyak catatan buruk tentang Jokowi yang diabaikan atau terlindas oleh tsunami informasi dan opini yang dijejalkan konspirasi tingkat tinggi ini. Fakta bahwa Jokowi sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) atau penilaian kinerja Kemendagri yang membuktikan prestasi Jokowi biasa – biasa saja, malah lebih buruk dibanding kinerja rata – rata kepala daerah se – Indonesia, tidak menjadi perhatian rakyat.
Fakta bahwa Jokowi patut diduga terlibat korupsi pelepasan aset pemda Solo (Hotel Maliyawan), korupsi dana KONI Solo sebesar Rp. 5 miliar, korupsi hibah dana rehabilitasi pasar dari Pemda Jawa Tengah Rp. 1 miliar, korupsi dana bantuan siswa miskin Solo, korupsi proyek pengadaan videotron Manahan Solo, korupsi renovasi THR Sriwedari Solo, dan lain – lain, diabaikan begitu saja oleh rakyat Indonesia. Belum lagi dugaan korupsi Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Program KJS dan KJP, KKN pada penunjukan pemenang dan pelaksana proyek MRT/Monorail Jakarta, korupsi pengadaan sumur resapan dan lain – lain.
SukaSuka ·  · 
Ternyata JENGKOL merupakan buah ajaib untuk membunuh sel KANKER & 10.000X lebih kuat dari KemoTerapi.
• Spt diketahui, pohon jengkol dikenal varietas jengkol dan jengki.
• Kita bisa konsumsi buah Jengkol dgn cara memakannya langsung sebagai lalapan, di jus, minuman siap saji, sorbets, kue, emping jengkol dll.
• Hal ini menghasilkan banyak kebaikan, tapi yang paling menarik adalah efek yang dihasilkan pada kista dan tumor.
• Buah ini adalah obat yang terbukti melawan SEMUA JENIS KANKER.
• Jengkol dianggap juga sebagai spektrum anti mikroba terhadap infeksi bakteri dan jamur terbukti dari baunya yg adikuat. Efektif terhadap parasit internal dan cacing, dpt mengatur tekanan darah yang terlalu tinggi & berguna sebagai anti depresan, memerangi stres dan gugup.
• Sumber informasi menarik ini berasal dari salah satu produsen obat terbesar dî dunia yg mengatakan bahwa setelah lebih dari 20 tes laboratorium yang dilakukan sejak tahun 1970, terungkap bahwa :
Jengkol bisa MENGHANCURKAN SEL² GANAS dî 12 kanker, termasuk kolon, payudara, prostat, paru² dan pankreas.
• Senyawa buah ini menunjukkan 10.000 kali lebih baik dari produk adriamycin, obat kemoterapi, biasanya digunakan dî dunia, memperlambat pertumbuhan sel kanker.
• Dan bahkan yg lebih mencengangkan : jenis terapi dengan ekstrak Jengkol hanya menghancurkan sel² kanker ganas & tdk mempengaruhi sel² sehat.

» Institute of Health Sciences, 819 Sweden Riset Biosains. L.L.C. Cause Street.

Sebarkan berita baik ini, demi kesehatan kita semua.
Bersyukurlah bagi yg biasa makan
JENGKOL,, ^_^....

Proudly for Indonesia

Klik: http://www.facebook.com/pages/Nasyid-Bana-Fans-Club/144483578930294
 — bersama Ummi Hartini Aims dan 11 lainnya.
Foto: ANDA DOYAN JENGKOL ? ?

(saya share supaya lebih banyak yang doyan jengkol, hehe )

Baca ya.. :
• Ternyata JENGKOL merupakan buah ajaib untuk membunuh sel KANKER & 10.000X lebih kuat dari KemoTerapi.
• Spt diketahui, pohon jengkol dikenal varietas jengkol dan jengki.
• Kita bisa konsumsi buah Jengkol dgn cara memakannya langsung sebagai lalapan, di jus, minuman siap saji, sorbets, kue, emping jengkol dll.
• Hal ini menghasilkan banyak kebaikan, tapi yang paling menarik adalah efek yang dihasilkan pada kista dan tumor.
• Buah ini adalah obat yang terbukti melawan SEMUA JENIS KANKER.
• Jengkol dianggap juga sebagai spektrum anti mikroba terhadap infeksi bakteri dan jamur terbukti dari baunya yg adikuat. Efektif terhadap parasit internal dan cacing, dpt mengatur tekanan darah yang terlalu tinggi & berguna sebagai anti depresan, memerangi stres dan gugup.
• Sumber informasi menarik ini berasal dari salah satu produsen obat terbesar dî dunia yg mengatakan bahwa setelah lebih dari 20 tes laboratorium yang dilakukan sejak tahun 1970, terungkap bahwa :
Jengkol bisa MENGHANCURKAN SEL² GANAS dî 12 kanker, termasuk kolon, payudara, prostat, paru² dan pankreas.
• Senyawa buah ini menunjukkan 10.000 kali lebih baik dari produk adriamycin, obat kemoterapi, biasanya digunakan dî dunia, memperlambat pertumbuhan sel kanker.
• Dan bahkan yg lebih mencengangkan : jenis terapi dengan ekstrak Jengkol hanya menghancurkan sel² kanker ganas & tdk mempengaruhi sel² sehat.

» Institute of Health Sciences, 819 Sweden Riset Biosains. L.L.C. Cause Street.

Sebarkan berita baik ini, demi kesehatan kita semua.
Bersyukurlah bagi yg biasa makan 
JENGKOL,, ^_^....

Proudly for Indonesia

Klik: http://www.facebook.com/pages/Nasyid-Bana-Fans-Club/144483578930294

Sabtu, 19 Juli 2014

Apa yang tidak anda lihat di media tentang Gaza? – Wawancara dengan Dubes Palestina, Fariz Mehdawi


Di tengah ramainya pembicaraan dan perhatian dunia pada peristiwa yang terjadi di Gaza, saya berkesempatan untuk mewawancarai Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz N. Mehdawi di Kedutaan Palestina di Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat. Wawancara dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2014 dalam bahasa inggris. Berikut adalah terjemahan lengkap dari wawancara yang berdurasi 24 menit tersebut.
Pertanyaan yang saya ajukan akan diawali dengan huruf T, dan jawaban Duta Besar akan ditandai dengan huruf J.
Semoga berguna.
——————————————-
T:
Duta besar, terima kasih atas waktu anda. Pertama saya ucapkan turut prihatin atas kondisi yang terjadi di Gaza saat ini, yang harapannya akan segera membaik. Pertanyaan saya adalah, media tidak selalu dapat menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi disana. Apa kondisi Gaza yang tidak kita lihat di media?
J:
Yang tidak kita lihat, orang selalu tertarik dengan angka. Kita sudah berhitung berapa angka martir disana. Sudah lebih dari 200 orang, dan bangunan yang hancur juga sudah mencapai 200 lebih, lebih dari 5000 warga tidak bisa tidur tadi malam. Ada lebih dari 1000 orang terluka, jauh melebihi kemampuan fasilitas kesehatan kita. Masalahnya dengan kamera adalah, tidak mampu menunjukkan bagaimana gambaran besarnya. Contohnya, menggambarkan Gaza. Gaza hanyalah sebidang tanah kecil. Lebar 10km dan panjangnya 35km. Jadi, hanya sekitar 350 kilometer persegi, jauh lebih kecil dari Jakarta, itulah Gaza. Saat dimasuki 45.000 pasukan Israel, yang menguasai darat, laut, dan udara, ditambah lagi 2 ribu pesawat tempur F-16 atau F-17 menjatuhkan bom di daerah kecil dengan penduduk 1,8 juta, maka dimanapun bom itu dijatuhkan, pasti warga yang jadi korban.
Seperti anda ingin memukul seseorang yang botak, dimanapun anda memukulnya, pasti akan mengenai kulit kepalanya.
Lalu, kondisi ini dibuat seakan terlihat seperti ada perang antara dua pasukan yang seimbang. Bukan itu keadaannya. Di Gaza, yang ada hanyalah penduduk sipil. Kita tidak ada tentara. Kita bahkan hampir tidak memiliki pasukan kepolisian untuk keamanan internal.  Kami tidak memiliki pasukan yang bisa bertempur melawan tank dan persenjataan berat dari pasukan Israel, pasukan terbesar dan terbaik ke-4 dunia. Bagaimana kami di Gaza bisa bertempur melawan pasukan sebesar itu? Jadi menunjukkan bahwa yang terjadi di Gaza adalah perang, itu tidak adil. Ini adalah pembantaian oleh pasukan yang sangat canggih dari negara Israel, melawan populasi sipil, yang bahkan tidak bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Tidak ada cukup air di Gaza, pasokan listrik tidak memadai, bahkan warganya tidak bebas untuk keluar masuk dari Tepi Barat ke Gaza. Mereka semua hidup dalam kondisi yang sangat berat, ditambah lagi aksi militer.
Kemarin saya berbicara dengan mereka di telepon, dan mereka bilang mereka bahkan tidak bisa tidur. Karena serangan udara ini tidak berhenti. Mereka bilang rumah mereka seperti terkena gempa bumi, barang-barang berserakan, benda kaca pecah di lantai, meskipun bom tidak mengenai rumah mereka. Tragedi kemanusiaannya adalah mereka tidak punya pasokan makanan dan air yang mencukupi. Kehidupan keseharian mereka terhenti selama seminggu penuh. Kamera tidak bisa menangkap ini, media tidak bisa menangkap ini. Karena ini membuat seluruh warga Gaza hidup dibawah belas kasihan siapapun yang datang untuk membantu.
T:
Kita sepertinya hanya mendengar Gaza saat serangan seperti ini terjadi, di saat lain, seakan jadi tidak penting lagi. Anda bisa berikan gambaran bagaimana hidup dalam keseharian di Gaza?
J:
Sayangnya, seluruh dunia memperlakukan Gaza dengan tidak adil. Salah satunya adalah dengan menggambarkan Gaza sebagai tanahnya Hamas. Dimana penuh dengan teroris, tentara sipil, roket, bangsa yang ingin menghancurkan bangsa Yahudi dan membinasakan Israel, ini semua gambaran yang diberikan tentang Gaza.  Sayangnya, beberapa Negara menganggap ini benar, dan menyebarkannya demikian. Hamas hanyalah sebuah organisasi politis yang memenangkan sebuah pemilu di tahun 2006. Selain Hamas, ada 13 organisasi politik lain di Gaza. Merekapun punya sistim militia sendiri, tapi bukan tentara professional. Seluruh Gaza sudah dikuasai, kita tidak memiliki perdagangan dengan bagian dunia manapun. Kita tidak punya pelabuhan, ataupun lapangan terbang. Kita hanya memiliki perbatasan Rafah, dan terowongan bawah tanah. Jadi bayangkan, dari mana pula kami bisa mendapatkan persenjataan militer yang canggih? Tidak ada. Yang mungkin ada hanyalah persenjataan lokal yang sederhana, dan sangat primitif. Tidak bisa membunuh atau melukai siapapun. Kami akui, terkadang kami menembak kearah mereka, tapi itu murni untuk membela diri. Mana mungkin warga Gaza mau bunuh diri dan menerima keadaan yang buruk tanpa mencoba melawan, tentu ada perlawanan, tapi apakah sebanding dengan apa yang akan diterima? Tentu saja tidak. Kami hanya mencoba membela diri, dengan cara apapun yang tersedia.
Jadi kekuatan dari kedua pihak dalam konflik ini tidak seimbang. Tidak adil bila masyarakat berpikir kondisi ini seperti Afghanistan, atau pihak apapun, yang ingin membahayakan Israel. Bagaimana mungkin kami mau membahayakan Israel? Listrik yang kami butuhkan datangnya dari Israel. Obat-obatan yang kami butuhkan, datangnya dari Israel. Makanan yang kami beli untuk Gaza juga datang dari Israel. Bagaimana mungkin kami ingin membahayakan Israel? Sudah berapa orang yang terbunuh dalam 5 tahun terakhir? Tidak ada alasan.
Biar saya mundur sedikit, latar belakang dari agresi ini adalah kegagalan dari proses pendamaian. Semua tahu bahwa otoritas Palestina selama ini mencoba melakukan pembicaraan damai dengan Israel untuk menyepakati pendamaian yang permanen. Karena inti dari konflik ini adalah okupansi militer yang dilakukan oleh Israel sejak 1967. Seluruh dunia mengatakan bahwa solusinya adalah menciptakan 2 negara yang hidup damai bersebelahan. Ada beberapa kendala, pertama adalah dimana batas negaranya? Kami mengatakan batas negaranya mengikuti kondisi tahun 1967, sebelum Israel mengokupansi wilayahnya. Menurut batasan ini, Palestina adalah Gaza, Tepi Barat, dan Jerusalem. Itu basis fundamental dari kesepakatan damai, namun meski diterima seluruh dunia, Israel menolak mengakui batasan ini.
Pak (John) Kerry sudah memberikan dukungan luar biasa, dengan negosiasi berkelanjutan selama 9 bulan, tapi tidak ditemukan kesepakatan.  Sementara itu, Israel terus membangun permukiman di Tepi Barat. Ini sebenarnya tujuan utama Israel. Tujuan utama Israel bukan di Gaza, tapi membangun permukiman di Jerusalem dan di Tepi Barat. Jadi mereka ingin mengalihkan seluruh perhatian dunia ke Gaza, daripada membicarakan apa tentang pembangunan permukiman mereka di tanah yang dirampas di Tepi Barat. Jadi, selama pendudukan ini terus terjadi, lingkaran kekerasan akan terus berulang. Mengapa mereka menyerang Gaza? Karena kita juga telah mencapai rekonsiliasi damai antara Hamas dan Fatah, kini, tidak ada pemisahan lagi di Palestina. Hanya ada 1 pemerintahan, 1 presiden, dan 1 institusi di Palestina, beserta berbagai partai politik, yang akan bersiap menghadapi pemilihan umum pada Januari untuk memilih anggota parlemen dan presiden. Kami mulai bersatu, dan ini yang tidak diterima oleh Israel, mereka ingin menyerang Gaza, dan mencoba menganggap Hamas berbeda sendiri , menciptakan perang antara Israel dan Hamas saja. Ini adalah perang antara pasukan Israel melawan seluruh Palestina, bukan hanya Hamas, dan bukan hanya Gaza.
T:
Masyarakat Indonesia sangat terdorong untuk membantu rakyat Palestina. Ada yang memberikan uang mereka, ada yang memberikan doa, ada yang ingin datang dan membantu perjuangan disana. Apa saran anda bagi mereka?
J:
Saya sangat merasa terharu dengan perhatian yang diberikan oleh rakyat Indonesia, siapapun mereka. Pria, wanita, siapapun, ini sangat penting bagi kami. Seperti yang sudah saya katakan, ini bukan konflik militer, maka dukungan Indonesia disini mungkin sebaiknya berbentuk dukungan politis dan kemanusiaan. Ini juga yang telah selama ini dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Kita semua tahu bahwa Indonesia memiliki posisi penting dalam kancah perpolitikan dunia untuk berperan dan bersuara untuk membantu posisi kami. Ini juga telah dilakukan. Sekedar mengingatkan, saat kami mengajukan keanggotaan di PBB, Pak Marty Natalegawa, selaku Menteri Luar Negeri, dengan perintah dari Presiden Yudhoyono, datang sendiri ke New York untuk mendukung draf resolusi yang berisi permintaan keanggotaan kami. Ini adalah bantuan yang sangat besar, karena disitu Indonesia sekaligus mewakili 56 negara lain, yang sebagian besar diantaranya adalah negara Non-Blok dan negara Muslim, jadi Indonesia bisa membantu dengan memobilisasi dukungan di negara –negara ASEAN secara politis maupun diplomatis.
Indonesia juga bisa mendukung melalui OIC, dimana Indonesia juga punya pengaruh besar di organisasi berpenduduk muslim. Indonesia juga berpengaruh di Kelompok Negara G-77 dan negara-negara Non-Blok. Di tiga kelompok ini, Indonesia sudah berperan, dan kita pun berkoordinasi penuh di New York, Jeddah, dan lainnya. Itu faktanya. Baru dua bulan lalu, Indonesia membentuk konferensi bernama CEAPAD, yaitu konferensi  negara-negara Asia Timur untuk pembangunan Palestina. Pembangunan Palestina adalah suatu proses yang panjang, dimana negara-negara tadi telah mendeklarasikan dukungan mereka untuk membangun institusi dan ekonomi kami. Kami telah mengadakan Expo Palestina pertama di Borobudur, dimana kami mulai bisa merencanakan untuk mengekspor komoditas kami, khususnya dalam bidang agrikultur, dan produk industri lain untuk memasuki pasar Indonesia.
T:
Jadi bantuan politis sudah memadai?
J:
Begitu besar bantuan politis, ekonomi, dan kemanusiaan. Baru kemarin kabinet memutuskan untuk mengirimkan bantuan tunai sebesar 1 juta dolar untuk pasokan medis yang akan disiapkan oleh Kimia Farma. Ini sangat penting. Tidak hanya jumlah uangnya, tapi bahwa ini berasal dari masyarakat Indonesia. Bayangkan, betapa besar dampaknya saat obat-obatan tersebut tiba di Gaza, dan mereka menyadari bahwa obat-obatan itu datang dari Jakarta yang 14 ribu kilometer jauhnya, bayangkan sokongan moral yang didapatkan oleh warga kami, bahwa mereka tidak sendirian. Kekuatan kami datang dari bantuan dan dukungan yang kami dapat dari warga biasa di Indonesia, dan ini sangat besar. Kami sangat tersentuh dengan mereka yang berikan dukungan melalui facebook, mereka yang datang ke kedutaan, yang menelepon karena ingin menyumbangkan uangnya, kepada mereka semua saya katakan bahwa mereka bisa koordinasikan bantuan apapun melalui kedutaan. Mereka bisa menelepon kami kapanpun mereka mau.
Kami juga memiliki gerakan Persahabatan Indonesia – Palestina yang  diketuai seseorang yang sangat dihormati, Bapak Profesor Din Syamsuddin,  yang mengepalai Muhammadiyah. Selama bertahun-tahun dia dipercaya untuk membantu mengirimkan bantuan kemanusiaan. Sebagian besar kebutuhan pangan, dan obat-obatan, melalui organisasi internasional, melalui system dalam PBB, melalui UNRWA, badan pemberi bantuan yang paling berperan bagi masyarakat Gaza dalam membagikan bantuan. Mereka adalah organisasi yang sangat transparan, akuntabel, dan dapat diandalkan. Karena terus terang, diluar itu, kita tidak bisa benar-benar yakin. Kita tidak bisa benar-benar yakin bahwa bantuan sampai ke tangan yang tepat.
T:
Saluran bantuan yang tidak terorganisir dengan baik seperti itu, apa pendapat anda tentang mereka?
J:
Situasi di Gaza sangat unik. Perbatasan antara Mesir dan Gaza tidak selalu bebas untuk dilalui. Kita harus terus mengorganisir bantuan-bantuan ini agar bisa masuk ke Gaza tepat waktu dan sesuai prioritas. Karena kebutuhan selalu berbeda-beda. Hari ini contohnya, kita baru mendapat kabar dari Menteri Kesehatan kami tentang kondisi terakhir di Gaza, dan obat apa yang dibutuhkan saat ini. Kita selalu membutuhkan obat-obatan, tapi tidak sembarang obat-obatan, tapi obat-obatan yang memang dibutuhkan, dan pasokannya sudah menipis. Kondisinya saat ini, ada 1000 korban luka dalam sehari, ini jauh diatas kemampuan kami. Itu sebabnya kami harus mengevakuasi beberapa diantaranya ke Mesir, untuk mendapatkan perawatan yang layak. Jadi saya sarankan bagi teman-teman kami di Indonesia, berbaik hati lah pada saudara-saudarimu di Palestina. Berdoalah bagi mereka apabila memungkinkan. Kalau mampu, akan baik sekali bila bisa menyumbangkan sesuatu, melalui jalur-jalur yang saya katakan tadi. Kami juga terus membutuhkan dukungan moralmu dengan mengangkat suara dalam masyarakat, dalam demonstrasi damai, biar dunia tahu bahwa Indonesia tidak menyetujui agresi ini, dan bahwa sampai saat ini tidak menerima pendudukan militer dimanapun.
Sejak jaman Soekarno, hingga saat ini, Indonesia selalu mendukung kami. Kenapa? Karena ini adalah permasalahan keadilan. Ini bukan masalah konflik agama, bukan masalah perselisihan batas wilayah dua negara. Ini masalah nasionalisasi, kemerdekaan, dan keadilan. Ini mengapa kita dalam konsensus dengan Indonesia. Seluruh Indonesia, seluruh partai politik di Indonesia setuju, alhamdullilah. Baik itu Muslim, Kristen, Buddha, semua di Indonesia mendukung Palestina. Saya bisa katakan, banyak sekali umat Kristen yang ingin membantu kami. Ada cara lain juga untuk membantu kami, yaitu dengan berinteraksi dan bekerja sama dengan kami. Berinteraksilah dengan kami dalam perdagangan, dalam pendidikan, dalam pariwisata. Tahun lalu saja ada 50 ribu warga Indonesia yang berangkat ke Palestina. Mereka berkunjung ke Jerusalem, berkunjung ke Bethlehem, dan Hebron. Kami  ingin melihat angka ini bertumbuh, ini membantu ekonomi kami, sekaligus membuat mereka mengenal langsung bagaimana situasi yang sebenarnya disana. Saya juga ingin mengajak media untuk melihat langsung ke lokasi, karena mengalaminya langsung berbeda dengan mendengarnya dari orang lain.
T:
Jadi Gaza membutuhkan bantuan, tapi pastikan disalurkan melalui saluran yang tepat, itu pesan anda?
J:
Mohon lakukan itu. Pemerintah Indonesia juga akan dengan senang hati menyalurkan bantuan ini. Kami pun dari kedutaan siap untuk membantu menyalurkan bantuan yang ingin anda sampaikan. Gerakan Persahabatan Indonesia – Palestina yang dikepalai pak Din Syamsuddin juga sudah bekerja dengan sangat baik dalam menyalurkan bantuan. Saya bisa sarankan ke-3 saluran ini. Namun bila melalui saluran lain, saya tidak bisa berkomentar, tapi saya pun tidak dapat menjamin bantuan tersebut akan tiba ke tangan yang tepat. Tentu saja ada saluran lain, ada organisasi kesehatan lain jgua, seperti Mer-C yang membangun Rumah Sakit, mungkin sekarang sudah selesai, meski merupakan proyek lama. Tapi saluran-saluran seperti itu, baik dari pemerintah, maupun Internasional sangat transparan dan akuntabel, sehingga siapapun yang ingin menyumbang, mereka akan pastikan sumbangan itu sampai kepada mereka yang membutuhkan.
T:
Satu hal lagi: Banyak warga Indonesia yang berpikir ini perang antara dua agama. Mungkin anda bisa meluruskan apakah ini perang antar agama, atau penjajahan wilayah?
J:
Dalam politik, seorang politisi akan menggunakan isu agama. Bahkan terkadang saat pemilu, isu agama akan dibawa-bawa. Jadi anda bisa bayangkan. Saat gerakan zionis memulai proyek pembentukan wilayah Israel, mereka menggunakan isu agama dengan mengatakan adanya kerajaan bagi bangsa Yahudi 3000 tahun lalu. Ini cara gerakan zionis yang sebenarnya sekuler, membawa isu agama untuk meyakinkan bangsa Yahudi untuk bermigrasi ke Palestina. Di Palestina hanya ada 30 ribu warga Yahudi saat deklarasi Balfour dicanangkan. Ini proyek kolonial yang tanpa bantuan Inggris, mungkin kita tidak akan pernah melihat adanya negara Israel di Palestina. Mereka berpikir untuk membangun permukiman Yahudi di Palestina karena adanya gerakan anti-semit di Eropa, bukan karena ada gerakan anti-semit di Timur Tengah, Negara Arab, atau Negara Muslim. Jadi ada dimensi agama dalam gerakan politis bernama zionis. Tapi konflik yang terjadi sekarang adalah antara pihak yang menjajah dengan yang terjajah. Ini proyek kolonialisasi yang harus berakhir. Itu sebabnya kami meminta nasionalisasi dan kemerdekaan.
Persis seperti yang terjadi di Indonesia. Apa yang terjadi di Indonesia bukanlah perang antara Kristen Belanda dengan Muslim Indonesia, tapi upaya kolonialisasi dari sebuah negara. Begitu perang ini berakhir, hubungan kalian pun kini sangat baik satu sama lain. Itulah yang kita bicarakan. Kalau pendudukan ini berakhir besok, maka kami menawarkan solusi dua negara dijalankan. Apa maksudnya? Bahwa Palestina akan hidup berdampingan dengan Israel. Kedua negara ini harus memperbaiki hubungan dengan saling mengakui keberadaan satu sama lain. Inilah yang dikatakan negara-negara Arab, bahwa apabila ini berhasil dilakukan, maka Israel akan memiliki hubungan diplomatik yang normal dengan semua negara tetangganya. Bahkan OIC sudah mengatakan hal yang sama, juga Indonesia. Apabila besok sebuah negara yang berdaulat dan merdeka berdiri di Palestina, maka tidak akan ada masalah antara Indonesia dan Israel sama sekali. Jadi dimana pula dimensi agama dalam masalah ini?
Apabila seluruh masyarakat muslim di dunia melawan Israel, maka Israel sudah lenyap dari muka bumi. Ada 1,5 Milyar warga muslim di seluruh dunia, jadi justru warga muslim tidak melihatnya dari dimensi agama. Tapi tentu saja setiap umat muslim berhak marah saat Palestina terusik. Karena situs suci agama islam terletak disini dibawah pendudukan. Umat muslim takkan membiarkan masjid Al Aqsa dibawah pendudukan. Ini adalah qiblat pertama bagi umat muslim, bahkan sebelum Mekkah. Ada Al Haram Ibrahimi di Hebron, ini situs Abraham. Ini adalah situs suci yang dimiliki oleh setiap muslim, termasuk di Indonesia. Jadi setiap ada serangan atas Palestina dan situs ini oleh Israel, tentu berdampak pada semua muslim di seluruh dunia. Saya ingatkan, satu fakta. OIC, yang merupakan Konferensi Negara Islam, dibentuk karena ada 1 atau 2 warga Israel yang menyebabkan kebakaran di masjid Al Aqsa, ini membakar perasaan seluruh umat muslim, hingga mendorong dibentuknya OIC. Jadi bayangkan betapa pentingnya ini bagi umat muslim.
Israel selalu mengatakan bahwa Jerusalem adalah ibukota abadi Israel. Ini artinya mereka mengabaikan hak umat muslim, karena Jerusalem pun diduduki oleh mereka. Itu juga yang membuatnya seperti memiliki dimensi agama. Bangsa Israel yang ingin membuatnya terlihat seperti konflik antara muslim dan yahudi, sehingga mereka bisa menyertakan dunia barat untuk mendukung mereka. Mereka bisa membawa Eropa dan Amerika Serikat untuk mendukung mereka. Sehingga ini seakan menjadi konflik antara mereka dan kita. Antara dunia barat dan segala idealismenya, melawan umat islam yang primitif, oriental, dan teroris. Itu sebenarnya agenda Israel untuk memposisikan konflik ini. Bagi kami, bukan itu. Kami mencari dukungan. Lihat siapa yang mendukung Palestina. Apakah hanya negara muslim? Tidak. Lihat di PBB, lihat Vatikan, Sri Paus ada di Palestina, dan tidak ke Israel. Dia berangkat dari Amman, lalu terbang dengan helikopter ke Bethlehem.  Ia tidak menganggap Bethlehem sebagai bagian dari Israel. Jadi ini posisi dari Sri Paus, dan gereja Katolik, bagaimana pula ini hanya menjadi masalah bagi umat muslim?
T:
Tapi perbincangan panjang ini juga menunjukkan, saat isu agama yang dibawa, fokus masyarakat beralih dari apa yang sebenarnya terjadi di Tepi Barat?
J:
Tepat sekali. Mereka ingin membuat konteks konflik ini sangat terbatas, bahwa masalah mereka hanyalah Gaza, dengan sebuah organisasi bernama Hamas. Baik, pertanyaannya begini: Hamas dibentuk tahun 1989, lalu mengapa Israel telah menduduki Palestina sejak 1948? Lalu apa alasan mereka pada saat itu?
T:
Terima kasih atas waktu anda, pak Mehdawi.
—————————————————
Bagi pembaca yang mungkin tertarik membantu warga Palestina dengan dana, atau bentuk lainnya, namun khawatir dananya disalahgunakan, bisa bertanya langsung ke kedutaan Palestina di nomor telp: 021-3145444 agar bisa disalurkan ke yayasan dan lembaga yang pasti menjamin dana tiba di tangan warga Palestina yang membutuhkan.
Thanks for reading.
20140714_172822
Fariz N. Mehdawi, Dubes Palestina

Jumat, 18 Juli 2014

Skenario Cadangan CSIS Bila Jokowi Kalah

Oleh. A m Panjaitan
Hari ini Ulin Yusron melalui akun twitternya secara implisit menuduh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik memihak Prabowo-Hatta karena menolak diwawancara Tempo dan tidak mau dukung Jokowi-Jusuf Kalla: "Ketua KPU menolak diwawancarai Tempo. Dia bilang, 'Buat apa diwawancara Tempo? Buat mendukung misi Tempo endorsing salah satu calon?' Ketahuan deh di mana posisi dia," 

(http://m.inilah.com/read/detail/2119762/inilah-bantahan-ketua-kpu-soal-tudingan-tempo)

Pernyataan Ulin Yusron tidak pantas dan tidak pada tempatnya karena dia mencoba menginsinuasikan bahwa bila Ketua KPU menolak mendukung Jokowi-JK maka dia sudah tidak netral. Yang lebih aneh lagi, pernyataan Ulin Yusron ini sebenarnya senada dengan pernyataan pendukung Jokowi-JK beberapa hari lalu seperti:

- Burhanuddin Muhtadi: salahkan KPU apabila mereka mengumumkan hasil yang berbeda dari quick count versi Jokowi-JK; 

- Ahmad Riyani (Koordinator ProJo Nasional dan Pemenangan Jawa Barat): mereka menggalang massa di seluruh kota besar untuk mendesak KPU agar netral dengan tidak memenangkan Prabowo-Hatta dan mereka akan menentang keputusan KPU yang memenangkan Prabowo-Hatta; 

- Boni Hargens: mengancam KPU akan berhadapan dengan rakyat bila hasil hitung KPU berbeda dengan hasil quick count yang memenangkan Jokowi-JK; dan

- Andrianof Chaniago, pendukung Jokowi-Jusuf Kalla sekaligus ketua persepsi akan mengeluarkan Puskaptis dari Persepsi karena mengeluarkan Quick Count yang tidak memenangkan Jokowi-Jusuf Kalla.

http://news.detik.com/read/2014/07/15/203335/2638175/1562/persepsi-akan-keluarkan-puskaptis-dari-keanggotaan

Kok bisa para pendukung Jokowi-Jusuf Kalla mengeluarkan pernyataan senada yang sama dalam beberapa hari terakhir bahwa netralitas KPU berarti Jokowi-JK menang dan bila tidak maka KPU akan "berhadapan dengan rakyat," yang merupakan petunjuk bahwa kubu Jokowi-JK akan benar-benar menganggap bahwa "hanya kecurangan yang bisa mengalahkan pasangan Jokowi-JK," dan oleh karena itu akan menurunkan aksi massa apabila tanggal 22 Juli 2014 nanti KPU memenangkan Prabowo-Hatta dengan tujuan mendesak KPU menganulir keputusan mereka yang memenangkan Prabowo-Hatta dengan alasan terjadi kecurangan sehingga Jokowi-JK. 

Tentu saja aksi massa besar-besaran tadi juga dimaksudkan untuk memberi tekanan kepada Mahkamah Konstitusi sebagai lokasi terakhir penentuan pemenang pilpres dengan harapan Mahkamah Konstitusi pada akhirnya akan memenangkan mereka. Bila skenario ini yang terjadi maka proses terpilihnya Jokowi-JK adalah 100% identik dengan proses terpilihnya Viktor Andriyovych Yushchenko menjadi presiden Ukraina dari 2005 s.d. 2010 sebagai bagian dari peristiwa yang dikenal sebagai Orange Revolution, dan sejauh ini kesamaan Jokowi dengan Yushchenko sangat banyak, antara lain:

- Berbeda dari presiden sebelumnya yaitu Leonid Kuchma dan capres yang didukung oleh Kuchma yakni Viktor Yanukovych yang pro kemandirian dan kerja sama dengan Rusia, Yushchenko politisi paling populer saat itu sangat pro integrasi dengan NATO, pro Amerika Serikat dan pro Eropa Barat. Ini jelas serupa dengan Jokowi yang merupakan politisi paling populer di Indonesia saat ini yang pro US serta mendukung program obral aset negara kepada asing yang terjadi pada zaman Megawati, dan sikap pro asing Jokowi ini berbeda secara diametral dengan lawannya yaitu Prabowo yang didukung presiden incumbent karena kesamaan visi yaitu kemandirian bangsa.

- Yushchenko melakukan kampanye dengan cara blusukan dan bertatap muka serta berkomunikasi langsung dengan masyarakat Ukraina dan pilpres hanya diikuti dua orang kandidat yaitu Yushchenko dan Yanukovych. Blusukan tentu saja adalah salah satu senjata andalan Jokowi dan saat ini pilpres di Indonesia hanya diikuti oleh dua pasang kandidat yaitu Jokowi dan Prabowo.

- Saat melakukan kampanye pada September 2004, Yushchenko tiba-tiba masuk ke klinik Rudolfinerhaus di Wina dan kemudian di dalam tubuhnya ditemukan zat bernama Tetrachlorodibenzodioxin (TCDD) yang sangat beracun dan menyebabkan sekujur wajahnya rusak. Yushchenko menuding bahwa pemerintah Ukraina telah meracuninya dalam acara makan malam dengan pejabat senior Ukraina pada 5 September 2004. Belakangan pada Juni 2008, David Zhavania, teman Yushchenko mengungkap kepada BBC bahwa cerita Yushchenko diracun adalah tidak benar dan hasil pemeriksaan laboratorium sudah dipalsukan. 

Keterangan ini dikonfirmasi majalah The Lancet pada Agustus 2009 di mana peneliti Swiss dan Ukraina menyimpulkan bahwa hasil lab yang menyatakan tingkat TCDD di dalam darah Yushchenko terlalu murni sehingga pasti dibuat dalam sebuah laboratorium karena tidak ada di pasaran. Selanjutnya pada September 2009, Larysa Cherenichenko, kepala penyidikan pidana pada Kejaksaan Agung Ukraina dan komisi bentukan Verkhovna Rada menyimpulkan bahwa laporan Yushchenko diracun adalah palsu untuk meningkatkan elektabilitasnya pada pilpres tahun 2004 dan racun di tubu Yushchenko disuntikan oleh dinas intelijen Amerika Serikat demi melaksanakan politik dizolimi atau play victim tersebut.

Walaupun tidak seekstrim Yushchenko yang sengaja meracuni dirinya sendiri sekedar untuk mencari simpati saat pilpres, namun politik dizolimi atau play victim berupa mau dilukai atau mau dibunuh dengan tujuan meningkatkan elektabilitas pada pilpres adalah taktik favorit Jokowi seperti kasus "mau diledakan di kapal" yang ternyata tidak benar atau Iklan RIP Jokowi yang terbukti dibuat dan disebar pendukungnya sendiri dan lain sebagainya.

- Setelah putaran kedua pilpres, pendukung Yushchenko mulai melempar isu bahwa pilpres penuh kecurangan antara lain pemilih yang sama memilih berulang kali. Kendati demikian hasil Exit Polls menyatakan bahwa Yushchenko menang dengan margin 11% tapi saat pengumuman resmi ternyata Yanukovych dinyatakan menang dengan margin 3%. Tudingan bahwa pilpres curang dan perbedaan Exit Polls dengan hasil perhitungan akhir adalah alasan Yushchenko dan pendukungnya menolak hasil pilpres dan selanjutnya melancarkan demonstrasi besar-besaran selama 13 hari di berbagai kota besar Ukraina yang melumpuhkan negara tersebut yang dikenal sebagai Orange Revolution sampai akhirnya Mahkamah Agung membatalkan hasil pilpres dan memerintahkan pemilihan ulang dengan hasil Yushchenko mendapat 52% suara.

Perkembangan terakhir kubu Jokowi-JK dinyatakan menang oleh berbagai Quick Count dan Exit Polls dari lembaga survei milik pendukungnya dengan perbedaan antara 3% sampai 5% dari Prabowo-Hatta. Selain itu kubu Jokowi-JK juga mengancam KPU supaya hasil perhitungan mereka tidak berbeda dari hasil perhitungan QC dan Exit Polls atau mereka akan melakukan aksi massa besar-besaran sebagai bentuk protes atas "ketidaknetralan KPU," Selanjutnya kubu Jokowi-JK mulai membangun opini bahwa pilpres berjalan curang, dan lain sebagainya.

- Setelah terpilih ternyata baru ketahuan bahwa Yushchenko adalah pemimpin yang sangat buruk dan tidak memiliki kompetensi dan hal ini menyebabkan Yushchenko gagal terpilih untuk kedua kalinya karena pada pilpres tahun 2010 hanya memperoleh 5,5% suara dan pada pileg tahun 2012, partainya hanya memperoleh 1,11% suara sehingga tidak bisa masuk ke dalam parlemen.

Rasanya Jokowi akan mengalami nasib yang sama khususnya bila kita melihat Laporan Audit BPK terhadap Pengelolaan APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2013 bahwa: aset Jakarta merosot dari Rp. 342trilyun menjadi Rp. 331trilyun; ada 86 transaksi tidak wajar yang merugikan keuangan daerah sebesar Rp. 1,54trilyun; kekurangan penerimaan daerah sebesar Rp. 95,01miliar dan 3E (tidak efektif, tidak efisien dan tidak ekonomis) menyebabkan kerugian Rp. 23,13miliar. Selain itu banyak dari realisasi belanja APBD DKI Jakarta itu yang tidak didukung dengan bukti pertanggung jawaban.

Apa sebenarnya alasan kubu Jokowi-JK terus dan konsisten melakukan kampanye hitam terhadap Prabowo setelah pencoblosan selesai sebagaimana isi twit Ulin Yusron di atas padahal tindakan tersebut tidak akan mempengaruhi perolehan suara karena pilpres sudah selesai dilakukan. Mengapa kubu Jokowi-JK melakukan pekerjaan yang sia-sia seperti itu?

Dari rentetan kejadian di atas maka hampir dapat dipastikan bahwa rencana cadangan CSIS seandainya Jokowi kalah mengarah kepada operasi untuk menjadikan Jokowi sebagai Yushchenko-nya Indonesia sehingga saat ini CSIS dan kubu Jokowi-JK sedang melakukan framing dan agenda setting bahwa pilpres berjalan curang, intimidasi dan terjadinya politik uang sesuai modus Orange Revolution. Setelah pengumuman kekalahan Jokowi-JK, maka CSIS yang berpengalaman menggalang aksi massa untuk membuat kerusuhan sejak peristiwa Malari itu akan segera bergerak dengan demonstrasi besar-besaran di kota-kota Indonesia yang melumpuhkan perekonomian negeri ini dan ketika TNI/Polri mencoba mengatasi kerusuhan tersebut, maka Jokowi-JK akan meminta bantuan "internasional" alias Amerika untuk melakukan intervensi dan tekanan langsung dengan alasan militer Indonesia melanggar HAM sipil. Skenario intervensi Amerika Serikat ini sudah mulai dilaksanakan melalui kedatangan Bill Clinton ke Indonesia.

Saya sebenarnya marah dengan skenario menang atau rusuh yang dicanangkan kubu Jokowi-JK ini. Berkali-kali saya berpikir mengapa mereka sangat ingin berkuasa sehingga menghalalkan segala cara yang haram sekalipun menyebabkan penderitaan rakyat yang berkepanjangan? Semoga Indonesia bisa selamat dari cobaan ini.
Share.
- See more at: http://www.presidenbernyali.com/2014/07/skenario-cadangan-csis-bila-jokowi-kalah.html#sthash.6AOqcXSe.PvKv9Znx.dpuf