Kamis, 27 Maret 2014

Bos Kompas: Katolik dan Cukong Wajib Dukung Jokowi
23 MARET 2014 BY FAIZAL ASSEGAF
Ada cerita menarik yang beredar terbatas di kalangan petinggi Kompas Gramedia Group. Tentang konspirasi di balik opini bentukan jaringan media menghadapi pemilu 2014. Tentang "kolaborasi kotor" kelompok misionaris Katolik, konglomerasi Tionghoa dan elit PDIP. Tentang rekayasa pencitraan Jokowi - Ahok menggilas akal sehat publik.
Kisah penuh misteri itu berawal di akhir bulan Desember 2013. Orang - orang berduit triliun rupiah yang kemudian dikenal dengan "cukong", berkumpul bersama petinggi Kompas Gramedia Group, elite PDIP dan misionaris Katolik. Atas nama kesamaan kepentingan ideologi, merumuskan sebuah konspirasi jahat.
"Kita sudah berhasil membawa Jokowi - Ahok di posisi jabatan strategis DKI Jakarta, kini selanjutnya mempermulus jalan untuk memastikan Jokowi menjadi Presiden dan Ahok tampil memimpin Jakarta." Sembari menegaskan: "Ini tahapan finalisasi untuk menguasai Indonesia yang berpenduduk mayoritas muslim."
Dengan mengusung tema liputan "Indonesia Satu", crew redaksi Kompas bergerak lincah menyebarkan serangkaian isu dan opini penuh tipu muslihat ke ruang publik. Sasaran mendongkrak popularitas Jokowi - Ahok dan menghembuskan kebencian rakyat kepada elite dan partai non PDIP.
Hasilnya, dalam kurun waktu yang tidak lama, Jokowi - Ahok diposisikan sebagai figur fenomenal di panggung politik nasional jelang Pemilu 2014. Publik hampir setiap hari disuguhi berbagai berita dari aneka lakon dua boneka yang terus melenggang bebas mewakili ambisi cukong dan jaringan katolik.
Dengan mengabaikan visi, Jokowi - Ahok hadir bagai sinetron berdurasi tanpa batas menyihir pembaca dan pemirsa. Mulai dari serangkaian kisah blusukan Jokowi yang menguras anggaran miliaran rupiah dari APBD, hingga celoteh penuh amarah tanpa etika diperankan secara membabi-buta oleh Ahok. Mirip pertunjukan "topeng monyet", yang setiap gerak-geriknya sudah terlatih dan sepenuhnya dikendali oleh dalang alias cukong.
Jejak Hitam
Kompas punya sejarah panjang dalam kongsi kepentingan dengan cukong. Media utama milik kelompok Katolik ini, telah menjadi jaringan yang terus menggurita. Di tahun 1998 - 1999, Kompas sukses mencitrakan pengaruh Uskup Belo dalam pergolakkan politik paling spektakuler yang berujung pada pelepasan Timor-Timur dari wilayah NKRI.
Uskup Belo dikesankan bagai pahlawan kemanusiaan yang secara sporadis menyudutkan ABRI (TNI) sebagai penjahat HAM dalam serangkaian kasus pembantaian massal di Timor-Timur. Tudingan tanpa bukti itu, nyaris setiap hari menghias halaman utama koran Kompas dan memicu intervensi kekuatan asing.
Setelah setahun Timor-Timur lepas dari NKRI, publik kemudian baru menyadari ternyata: Uskup Belo dan Kompas terlibat bermain mata untuk memuluskan kepentingan cukong yang mengincar sumber kekayaan minyak di Laut Timor. Dan untuk hajat busuk itu, maka jalan ekstrim disintegrasi pun dimainkan.
Sangat menyedihkan, konspirasi Kompas dan gereja Katolik yang dipimpin oleh Uskup Belo sukses menyulut api kebencian di hati rakyat Timor-Timur. Di mana ratusan ribu warga Indonesia yang sebagian besar berasal dari Pulau Jawa yang puluhan tahun menetap di Timor-Timur menjadi sasaran perlakuan tidak manusiawi, diusir dan ribuan dari mereka kehilangan nyawa serta harta bendanya.
Tragedi berdarah lepasnya Timor-Timur (Timor Leste) dari wilayah Indonesia adalah fakta sejarah yang tak terlupakan. Wilayah yang berpenduduk mayoritas Katolik tersebut oleh Kompas sangat berkepentingan untuk menjadikannya sebagai negara boneka dalam kendali Australia, Eropa dan Amerika.
Timor Leste memiliki potensi sumber kekayaan alam dan berada di zona strategis serta berdampingan dengan NTT yang berpenduduk mayoritas Katolik. Dan oleh Australia, Timor Leste telah dijadikan pangkalan militer yang setiap saat dapat memperluas pengaruhnya dengan mencaplok kawasan di sekitarnya. Jalan kearah itu semakin terbuka lebar. Dan lagi-lagi, Kompas menyembunyikan rencana licik itu dari perhatian publik.
Bagaimana dengan Jokowi - Ahok...?
Kompas Gramedia Group, cukong dan basis jaringan Katolik dengan mencolok tengah gencar memainkan "disintegrasi politik" yang memporak-porandakan tatanan sosial di negeri ini. Melalui penunggangan PDIP, Jokowi dipaksakan tampil sebagai boneka mereka untuk dipersiapkan memimpin Indonesia lima tahun ke depan.
Skenario busuk itu tidak lain bertujuan untuk memperluas pengaruh Katolik dan cukong dalam penguasaan negara, sentra ekonomi-keuangan dan sebagainya. Ambisi itu sangat nyata, dan secara terbuka tokoh Katolik paling berpengaruh, Frans Maknis Suseno menyampaikan pesan berupa ancaman: "Bila Jokowi tidak jadi presiden maka Indonesia akan rusuh..."
Pernyataan misionaris Katolik Frans Maknis Suseno, tidak berbeda dengan apa yang pernah dilontarkan oleh Uskup Belo: "Lebih baik membawa mayoritas Katolik Timor-Timur lepas dari NKRI dari pada bergabung dengan ummat Islam dalam kebhinekaan Indonesia..."
Cara pandang para tokoh Katolik yang berkonsiprasi dengan cukong, membuat banyak pihak bertanya: "Di mana sikap nasionalisme Megawati dan politisi PDIP...?".
Hem, uang dan kerakusan kekuasaan telah melunturkan spirit nasionalisme elite partai. Masa depan rakyat di negeri ini tengah berjalan menuju jurang kehancuran. Prihatin !
Suka · 
JOKOWI DISETIR KELOMPOK ZIONIS DAN FREEMASONRY ::::

Pengamat Intelijen: Jokowi Disetir Kelompok Zionis dan Freemasonry!
Aksi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo selama ini disetir dan dipengaruhi agen asing, yakni kelompok Freemasonry dan Zionis. Bahkan istri Jokowi, Iriana, adalah petinggi Rotary Club (RC), yang berafiliasi dengan kelompok Yahudi.
...
Sinyalemen itu disampaikan pengamat intelijen Laksamana Pertama (Purn) Mulyo Wibisono kepada itoday (24/01). “Rotary Club dan Lions Club itu kegiatan subversif. Kelompok ini berusaha mengatur dunia. Itu organisasi yang secara terselubung dikendalikan gerakan internasional, Freemasonry. Itu dikendalikan Amerika Serikat dan Yahudi. Club itu alat asing, maka mereka itu agen asing termasuk istri Jokowi,” tegas Wibisono.

Mantan Komandan Satgas Intel Badan Intelijen Strategis itu juga mengkritisi gaya pencitraan Jokowi. “Jokowi tak usah banyak ngomong dan tampil di media. Apalagi kalau bicara seratus hari, satu periode saja Jokowi belum bisa memperbaiki Jakarta. Jangan pencitraan terus, nanti dituding omong kosong dan penipu. Jokowi baru tingkat pencitraan saja. Apakah masuk gorong-gorong bisa menyelesaikan banjir Jakarta?” tegas Wibisono.

Wibisono juga menyoal ide Jokowi soal pembangunan deep tunnel di Jakarta. “Itu membutuhkan dana yang besar sekali. Deep tunnel butuh biaya besar. Untuk ngebor saja, anggaran Jakarta bisa habis. Untuk itu harus ada program yang berkesinambungan,” ungkap Wibisono.

Menurut Wibisono, pencitraan Jokowi telah diblow up media massa pro asing, sehingga terkesan Jokowi berhasil. “Jokowi itu seperti anak sekolah dasar yang ngomong sekolah menengah atas. Itulah yang diucapkan Jokowi. Jokowi baru berhasil ngurusi Solo. Ini bukan persoalan politik, tetapi pertaruhan pembangunan. Jadi menyelesaikan Jakarta tidak bisa dengan hanya ngomong dan pencitraan,” tegas Wibisono.

Terkait dengan penyelesaian berbagai masalah di Jakarta, kata Wibisono, Jokowi tidak bisa sendiri, tetapi harus diselesaikan oleh pemerintah pusat. “Banjir Jakarta tidak bisa diselesaikan oleh Pemprov DKI saja. Bisa diselesaikan nasional. Kalau ada yang mengatakan bisa mengatasi Jakarta, tanpa pemerintah pusat itu omong kosong,” pungkas Wibisono.

Soal kedekatan Jokowi dan istri dengan kelompok Freemansonry dan Zionis itu memang sudah diungkap oleh banyak media massa. Harian Joglosemar, pada Kamis (23/02/12) menurunkan tulisan terkait pelantikan istri Walikota Surakarta Iriana Joko Widodo sebagai anggota kehormatan Rotary Club Solo Kartini. Pelantikan itu bertepatan dengan ulang tahun ke-107 Rotary Internasional.

Saat menjabat sebagai Walikota Solo, Jokowi pada 15 Juli 2011, bersama sejumlah anggota Rotary Club Solo Kartini meninjau proyek porselenisasi di Krajan, Kadipiro, Solo. Berita itu dirilis media lokal, Sragen Pos.

Benarkah Rotary Club bagian dari gerakan Freemansonry dan Zionisme? Peneliti Zionisme, Ridwan Saidi dalam buku bertajuk ‘Jaringan Yahudi di Nusantara’ menyebut Rotary Club Internasional sebagai perabot Zionis. Menurut Ridwan Saidi, sebagai organisasi elit yang menjalankan misi kemanusiaan, Rotary Club sepenuhnya dikendalikan oleh Freemasonry dan Zionisme.

MUALAF POLITIK hanya beberapa saat menjelang pilkada solo dulu
Suka · 

SEBARKAAN !!

sumber https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1384963678446275&set=a.1375173279425315.1073741828.100007979671960&type=1
Lihat Selengkapnya —
PENCERAHAN RAKYAT PRIBUMI NUSANTARA !!!"~
INI TANAH AIR MILIK KITA . BUKAN MILIK ASING,ASENG ,ASONG ,DAN JANGAN SAMPAI KITA MENJADI SINGAPORE YANG MENJADIKAN PRIBUMINYA WARGA NEGARA KELAS 3 DAN TIDAK BERDAULAT !!!
KAPITALIS LIBERALIS SUDAH TERLIHAT NYATA , AMANDEMEN PERUBAHAN UUD 45 THN 2002 ADALAH KONSTITUSI ASING !!! SEKARANG SUDAH JELAS SIAPA MUSUH KITA .
PEMELUK AGAMA ISLAM HANYA TINGGAL KENANGAN ???
APAKAH PRESIDEN NANTI BER-AGAMA ISLAM ??
MAHASISWA .BURUH, RAKYAT DI PECAH BELAH TANPA ADA PERLAWANAN , KITA DILARANG BERBICARA 'SARA' TETAPI MEREKA MENGGUNAKAN ISU SARA TSB SEBAGAI PENGHANCUR KESATUAN PERSATUAN BANGSA ...
WAHAI SDR2KU PEMILIK NEGERI , BERSATULAH MELAWAN KE ZHOLIMAN INI DAN RAPATKAN BARISAN ,BANGSA KITA BUKAN BANGSA PENGECUT !!!
MAU GABUNG ? HUB KAMI DI GDG POLA LANTAI 5 JAKPUS
SEMOGA TUHAN BERSAMA RAKYAT PRIBUMI NUSANTARA ...AMIEN !
Suka · 

Amerika Secara Terbuka Rangkul Assad untuk Perangi Islam di Suriah

Selasa 12 Rabiulawal 1435 / 14 Januari 2014 19:14

obama assad Amerika Secara Terbuka Rangkul Assad untuk Perangi Islam di Suriah

Oleh: Abed Mustafa

“Sekarang, di akhir tahun 2013, Suriah berdiri seperti sebuah kisah tentang komitmen yang tidak serasi, dan contoh ketidakmampuan Amerika untuk mengarahkan peristiwa-peristiwa yang terjadi dari jauh” - The Wall Street Journal.

Di hari-hari awal revolusi Suriah, badan-badan intelijen AS membuat prediksi : Nasib Presiden Suriah Bashar al – Assad hanya dalam hitungan hari, dan penilaian diulang secara terbuka oleh Presiden Barack Obama dan para pejabat intelijen AS. Namun, pada akhir tahun 2013, Amerika secara terbuka merangkul Assad sebagai bagian dari masa depan Suriah. Jadi, mengapa terjadi perubahan mendadak sikap Amerika terhadap Suriah?
Apa yang diawali sebagai protes massa menentang kekuasaan otokratis brutal Assad dengan cepat berubah menjadi konflik berdarah – dan membuat Assad dan para pendukung internasional melawan rakyat Suriah. Sejak itu berbagai pertanyaan yang sulit untuk dijawab telah diajukan: mengapa Amerika tidak turut campur tangan dalam konflik berdarah itu? Bahkan, Pemerintahan Obama membuat garis merah yang tidak boleh dilanggar untuk meredakan kecaman internasional mengenai kelambanan AS di Suriah. Dan ketika garis merah itu dilanggar, Assad lolos dari hukuman karena menggunakan senjata kimia terhadap rakyatnya sendiri. Namun, meskipun terdapat catatan kejahatan Assad yang mengerikan, Amerika tanpa malu-malu tetap mendukung Assad.
Di masa lalu, negara-negara seperti Somalia, Sudan, Irak, Libya, Yaman dan lain-lain, Amerika memiliki alasan untuk menyerang dengan argumen yang sangat rapuh seperti intervensi kemanusiaan dan senjata pemusnah massal. Bahkan saat ini, Washington juga menggunakan dalih intervensi kemanusiaan di Sudan Selatan untuk mengerahkan pasukannya untuk memastikan mengalirnya minyak. Tapi di Suriah, baik logika intervensi kemanusiaan, ataupun penggunaan senjata kimia tidak berlaku bagi seruan AS untuk melakukan aksi militer.
Jadi mengapa Amerika enggan untuk melakukan campur tangan di Suriah guna meruntuhkan kekuasaan Assad? Menurut mantan Duta Besar Amerika untuk Suriah, Ryan Cocker, bahwa Suriah memang berbeda di mata Amerika. Dia mengatakan, “Saya kira kami membuat kesalahan tepat di awal dengan menganggap bahwa Suriah seperti Mesir, seperti Tunisia, seperti Libya. “Cerita bahwa Suriah agak berbeda benar-benar menggelikan. Serangan udara banyak dilakukan oleh negara Yahudi di Suriah, yang merusak pilar utama cerita ini bahwa pertahanan udara canggih Suriah adalah kendala utama bagi intervensi AS.
Alasan Assad masih berkuasa adalah bahwa tidak ada alternatif yang bisa diterima Barat. Cocker menjelaskan : “Dan apakah kita benar-benar ingin alternatif itu – sebuah negara utama di jantung dunia Arab yang berada di tangan Al Qaeda? Jadi kita harus datang untuk berdamai dengan masa depan yang merangkul Assad?” Rusia, seperti Amerika, juga membatu mencegah prospek kembalinya Khilafah. Berbicara pada Russia Today, Menteri Luar Negeri Rusia Lavrov mengatakan, “… ancaman kaum jihadis datang ke jantung kekuasaan, ancaman untuk mendirikan kekhalifahan dengan undang-undang kaum ekstremis … dan memahami bahwa mengganti rezim bukan cara untuk memecahkan masalah ini . ” Ancaman Khilafah adalah apa yang mengikat Amerika dan Rusia untuk bersama-sama mendukung Assad.
Amerika sekarang secara terbuka merangkul Assad dan melihat Perjanjian Jenewa 2 untuk mencari solusi politik yang bisa mempertahankan Assad berkuasa, dan mengisolasi kelompok jihadis dari kelompok oposisi. Anehnya, Jendral Idris dari Tentara Pembebasan Suriah (FSA faksi sekuler,red.) telah mecabut tuntutannya agar Assad lengser dari kekuasaan. Hal ini merupakan suatu sinyal bahwa Idris mungkin memikirkan agar Amerika mendukung FSA Amerika dalam poros kejahatan – Assad, Iran dan Tentara Iran.
Apakah Khilafah akan kembali ke Suriah atau tidak, satu hal yang pasti adalah pengaruh Amerika akan terus berkurang, karena negara itu harus semakin bergantung pada mantan lawan politiknya, yakni Rusia, dan negara yang terbuang di wilayah itu, yakni Iran, untuk menstabilkan kendali Amerika atas Suriah dan wilayah Syam.
ditandai di foto Rusydi Meiza.
14 jam · 


::: Malaysia, Ternyata Memang Biadab :::
::: share by: Agus Jamhari :::
Saya beberapa bulan ini berada di Malaysia dan Singapura dalam rangka mengadakan Pelatihan Roti (Baking Class) lintas negara atas undangan sejumlah pengusaha melayu muslim di 2 negara ini, dari hasil berdiskusi dengan mereka para pengusaha melayu muslim, saya mendapati beberapa fakta menarik tentang 2 negara ini yang tidak banyak di ketahui dan tidak sampai beritanya ke Indonesia. Semoga sharing ini bermanfaat.
Sisi lain dari Malaysia yang tidak banyak kita dengar dan ditutupi dari pemberitaaan media:
[1] - Pendidikan dari TK – SMA GRATIS, bila miskin tapi pintar maka GRATIS sampai S3.
[2] - Setiap pelajar diberi subsidi uang cash setiap bulannya mulai RM 100 (SD/SMP) – RM 200 untuk SMA (setara Rp 300.000 – Rp 600.000/bulan/orang) untuk membeli buku, alat tulis, tas, seragam dll.
[3] - Setiap suami yang memiliki penghasilan di bawah RM 3000 (dibawah Rp 9 juta) dianggap miskin dan layak mendapat bantuan kerajaan sejumlah RM 500 ( RM 1,5 juta/bulan). Penghasilan setiap KK diketahui oleh kerajaan dengan data yang akurat.
[4] - Target pemerintah Malaysia adalah dalam 9 tahun kedepan Malaysia akan menjadi salah satu negara maju di dunia dengan pendapatan perkapita yang sangat tinggi dan biaya hidup yang murah.
[5] - Harga gula pasir hanya Rp 6.000/kg.
[6] - Pacaran adalah perbuatan yang dilarang untuk orang Melayu Muslim, siapapun yang tertangkap pacaran maka pilihannya hanya 2, menikah atau masuk penjara. Dalam level terkecil yaitu keluarga, masyarakat Malaysia memang melarang anaknya untuk pergi berdua-duaan dengan lawan jenis. Bila anaknya tidak menurut maka orang tua akan melapor pada polisi.
[7] - KUA, Polisi dan pengurus masjid sangat sering melakukan Rushing/Sweeping ke semua hotel murah, tempat hiburan dan tempat2 gelap di semua penjuru negara ini untuk mencegah kemaksiatan. Sebuah pengalaman, jam 1 malam pintu kamar di ketuk puluhan petugas gabungan untuk melakukan razia kemaksiatan dan menggeledah kamar. Pasangan Melayu Muslim yang tidak dapat menunjukkan Surat Nikah digelandang ke kantor polisi.
[8] - Menikah muda dan memiliki banyak anak sangat dianjurkan di negara ini, rata2 orang Malaysia menikah di usia 17 tahun untuk wanita dan 19 tahun untuk laki2 dan memiliki anak rata-rata 6 – 9 anak.
[9] - Kesempatan kerja sangat terbuka di negeri ini, jumlah pekerjaan lebih banyak daripada jumlah pencari kerja.
[10] - Setiap hari Jum’at usai shalat Jum’at, hampir semua masyarakat di masjid mendoakan kebaikan bagi para pemimpin negara terutama Raja, Sultan dan Perdana Menteri.
[11] - Masyarakat Malaysia rata-rata memiliki mobil 2 – 5 unit/rumah.
[12 ] - Hanya orang yang sangat miskin saja yang memiliki sepeda motor di negara ini.
[13] - Jumlah pengguna mobil sangat banyak dibandingkan pengguna sepeda motor.
[14] - Semua orang Malaysia memiliki rumah. Bila tidak sanggup membeli rumah, maka mereka akan mengajukan permohonan dana kepada kerajaan untuk minta dibuatkan rumah sesuai kemampuan mereka. Usai rumah selesai dibuat, mereka akan mencicil kepada kerajaan, cicilan disesuaikan dengan kemampuan penghasilan suami dan boleh mencicil sampai 40 tahun.
[15] - Tidak ada gelandangan yang tidur dibawah jembatan. Orang miskin di Malaysia dijamin oleh negara dengan pelayanan sangat baik dan diberikan makanan 4 sehat 5 sempurna setara hotel berbintang.
[16] - Semua pemilik usaha yang usahanya dilihat usahanya mulai maju berhak mengajukan bantuan dari kerajaan berupa peralatan produksi. Bila bakery akan mendapat bantuan mixer roti, oven, chiller, proofer, dough devider, dan lain-lain. Namun sebagai balasan kerajaan akan mengambil pajak yang sangat tinggi 29% yang pajak ini akan dikembalikan kepada rakyat miskin.
[17] - Malaysia menjadi negara yang paling ketat dalam urusan halal dan keamanan pangan. Sebelum mengeluarkan sertifikat halal dan dinkes, suatu usaha makanan akan mendapat penelitian yang panjang dan lama. Butter Golden Churn yang di Indonesia, Singapore dan Selandia Baru mendapatkan sertifikat halal ternyata di Malaysia terkena sensor karena di dalamnya didapati DNA Babi. Laboratorium makanan di Malaysia adalah salaah satu yang tercanggih di dunia. Tidak ada kasus makanan di campur borax atau formalin.
[18] - Professional worker sangat dicari di negara ini, bila memberikan kontribusi besar boleh mengajukan sebagai Permanent Resident dan menikah dengan warga negara Malaysia.
[19] - Laki-laki dan perempuan yang bukan mahram tidak boleh berjabatan tangan di negara ini.
[20] - Harga kebutuhan pokok dikontrol kuat oleh pemerintah, pedagang tidak boleh sembarangan menaikkan harga, setiap yang ketahuan resikonya adalah penjara.
[21] - Malaysia kuat ekonominya karena tidak punya hutang pada IMF atau pada badan dunia manapun, bahkan IMF pernah diusir keluar pada masa pemerintahan Mahatir Muhammad, karena hutang adalah jeratan riba di zaman ini dan termasuk dalam 7 dosa yang membinasakan.
[22] - Rendahnya tingkat kriminalitas di negara ini membuat banyak rumah yang tidak berpagar, mobil dan sepeda motor diparkir begitu saja di halaman rumah.
[23] - Tingginya tingkat kesehatan di negara ini membuat Puskesmas sunyi senyap tidak ada pasien.
[24] - Tingginya tingkat kesejahteraan di Malaysia, membuat masyarakat disana sering bepergian ke berbagai negara termasuk Indonesia.
[25] - Tidak ada rumah gubuk liar di tepi rel kereta api di Malaysia, rakyat hidup makmur dalam damai.
[26] - Aliran sesat seperti Syiah tidak bisa hidup di negeri ini, kerajaan Malaysia akan mengambil tindakan tegas dengan penjara seumur hidup.
[27] - Satu kebiasaan masyarakat Malaysia yang sudah lama berjalan adalah kebiasaan untuk makan diluar 2 atau 3 kali sehari. Ti Tinngginya income perkapita disini membuat orang malas untuk memasak di rumah. Hampir semua usaha rumah makan atau restoran baik kecil maupun besar pada saat jam makan penuh dan halaman parkir penuh dengan mobil, meski rumah makan atau restoran itu berada di antara hutan kelapa sawit. Pemandangan seperti ini merata di semua negara bagian di Malaysia baik di kota maupun desanya, karena kemakmuran yang merata di semua penjuru negeri ini. Pasar tradisional sangatlah langka di negeri ini. Untuk hal makan masyarakat Malaysia memang sangat konsumtif.
[28] - Malaysia dikenal sebagai negara yang tidak punya hutang pada siapapun dan paling anti berhutang kepada IMF (Rentenir kelas dunia). Di tahun 1998, IMF diusir keluar dari Malaysia karena memaksa Malaysia berhutang untuk memulihkan kondisi perekonomiannya. Para pemimpin dii Malaysia tahu bahwa IMF hanya akan menjerat negara itu dan tahu bahwa hutang ini adalah perkara yang sangat berat.
[29] - Hal lain juga adalah di Malaysia, sangat sulit membedakan mana rumah orang kaya dan miskin karena bentuk rumah disini hampir sama, orang Malaysia hidup sangat bersahaja, masih banyak kita bisa temukan rumah dengan dinding dari kayu dan rumah panggung di seantero negeri ini, padahal yang parkir dihalaman rumahnya mobil seri terbaru.
Bila kita bandingkan Malaysia dengan Indonesia, sungguh kita jauh lebih kaya dan terkaya di dunia, namun Allah memberikan keberkahan kepada Malaysia karena rakyatnya taat beragama dan menjauhi/membenci kemaksiatan, sehingga Allah mengaruniakan pemimpin yang baik dan mensejahterakan rakyat.
Semoga suatu saat Indonesia bisa memperoleh keberkahan seperti yang dinikmati Malaysia hari ini.
Sedikit catatan kecil dari perjalanan di negari jiran ini semoga menjadi ibrah bagi kita semua.
Malaysia, 20 Februari 2012
Agus Jamhari
facebook. com/profile.php?id=100000352661026
(Ecam : sy blm bisa memverifikasi info ini, kalau ada rekan2 yang pernah lama tinggal di Malaysia mohon konfirmasinya. Pemilihan judul tersebut sekedar ingin menarik perhatian Anda-Anda yg menjadi Malaysian haters tanpa sumber informasi yg obyektif.)
| Edisi Copas | Tanpa Edit | Penomoran Oleh Admin Buletin Al-Minhaj
| Via Catatan pada Akun Ecam Amir | 12 Mei 2012 Pukul 6:58
Ahok: “Bir Bukan Miras, Gak Masalah Minum Bir Asal Gak Mabok”
Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok. (detikcom)
dakwatuna.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak mempermasalahkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berbisnis minuman beralkohol. Hal itu dinilai sah dan tidak bertentangan dengan peraturan apapun. Salah satu BUMD DKI, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) menjadi distributor minuman beralkohol jenis bir. Bahkan, sumbangan pendapatan asli daerah (PAD) ke ‘dompet’ Jakarta dari perusahaan tersebut ketiga terbesar, setelah Bank DKI dan Pembangunan Jaya Ancol.
“Itu kan bukan miras (minuman keras), tapi kan bir. Ya tergantung berapa persen alkoholnya dong, kalau bir masih okelah,” ungkapnya di Balaikota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/8). Mantan anggota Komisi II DPR RI ini membantah PT Delta Djakarta Tbk menyumbang PAD besar ke kas daerah. Saham yang dimiliki pemprov di BUMD tersebut, ditegaskan Ahok, bukan mayoritas. “Tak juga, kecil (PAD). Kecil sahamnya itu, makanya saya kira kalau minum bir gak salah kok, asal gak mabok. Masalahnya kalau dicampur spiritus sama air kelapa, ya tewas,” ujar mantan bupati Belitung Timur ini.
Saham DKI Jakarta di PT Delta Djakarta sebesar 26,25% atau setara 4,2 juta lembar saham. Kepemilikan DKI, melalui dua nama yaitu Municipal of Goverment of Jakarta sebanyak 3,7 juta lembar dan 467 ribu lembar oleh BP. IMP Jaya. Pada 2012, Delta Jakarta memperoleh laba bersih perseroaan sebesar Rp 208 miliar. Dari hasil rapat umum pemegang saham (RUPS), Pemprov DKI mengantongi laba sebesar Rp 47,84 miliar. Selain dimiliki DKI Jakarta, saham Delta Jakarta juga dimiliki publik sebesar 2,4 juta lembar saham (15,42%). Sementara saham mayoritas dimiliki San Miguel Malaysia (L) Private Limited sebesar 9,3 juta lembar atau 58,33% (*/Zak/gatra)
Redaktur: Hendra
Suka ·  ·  · 102

Apalagi bila kampanye dilakukan tengah hari bolong, saat matahari di atas kepala, kemungkinan wajah peserta kampanye menjadi gelap (under) sangat mudah ditemui.
Bagaimana kalau lokasi kampanye indoor seperti di Gelanggang Olahraga (GOR) tertutup seperti di Istora Senayan? Kalau lampu GOR berfungsi maksimal, maka tidak ada kesulitan.
Namun, biasanya kampanye partai di GOR hanya mengandalkan lampu panggung seadanya dan membuat pencahayaan GOR menjadi low light. Sehingga saat kamera dibidikkan ke ke arah kerumunan penonton, perlu perubahan ISO yang cukup signifikan, dan memerlukan kecepatan teknis yang akurat.
3. Jangan terjebak pada jumlah massa kampanye. Sebab, 10 orang dengan 10.000 orang nilainya sama di depan lensa.
Kalau jumlah massa ribuan, maka akan lebih mudah memotret karena gambar yang dihasilkan padat dan terdapat kesan kolosal. Anda dapat memotret overview/suasana dari sudut atas menggunakan lensa lebar. Sehingga gambar yang dihasilkan sangat menarik saat ribuan massa bercampur dengan ribuan atribut atau bernyanyi dangdut bersama-sama.
Sementara kalau peserta kampanye sedikit, dapat memotret detailnya saja. Juga bermain ekpresi, mengeksplor siluet, memadukan foreground/background atau mencampur dengan simbol/atribut kampanye.
Keterangan foto: Kampanye PDIP tahun 1999.
YANG AHLI PHOTOSOP SILAHKAN DI BONGKAR..
INILAH MEDIA DETIK.COM KARYA CUKONG CINA JAMES RIADY.
SEBARKAAN !!
Suka ·